Top Social

Kilas Buku: Kaya Tujuh Turunan (Crazy Rich Asians #1)

|

Keluarga jet-set se-Asia terekspos! Memang sih ini cuma lewat karangan. Tapi tetap saja bikin saya nganga bacanya. Ceritanya tentang Nicholas Young yang mengajak pacarnya, Rachel Chu, berlibur ke kampung halamannya di Singapura. Tipikal orang Amerika (keturunan ras apapun, pokoknya yang sudah lama di Amerika, seringkali menganggap seluruh Asia masih tradisional dan alami), Rachel menganggap ia akan pergi ke suatu pulau yang eksotis dan menghabiskan waktu dengan santai khas orang-orang kampung Asia. Yah, Singapura memang pulau di kawasan Asia Tenggara yang tropis. Namun Singapura sudah menjelma menjadi kota sekaligus negara yang modern.

Sayangnya, Rachel akan mendapat banyak kejutan. Karena Nick tidak sesederhana yang ia bayangkan. Keluarga besar Nick adalah salah satu keluarga terkaya di Asia. Kekayaannya bukan suatu hal yang baru, melainkan sudah turun temurun.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, karena Nick berasal dari keluarga besar, maka konfliknya tidak hanya seputar Nick dan Rachel, namun juga seputar beberapa kerabat, bahkan dari lintas keluarga. Awalnya saya agak jiper baca cerita seputar orang kaya, betapa mudahnya mereka mengeluarkan uang untuk hal-hal tertier. Lama-lama, syukurlah saya terbiasa dengan silaunya harta dan cerita mereka.

Konflik yang dipamerkan lebih rumit, dan sebenarnya biasa ditemukan dalam kehidupan hari-hari. Mulai dari antar ibu mertua dan menantu, kelompok orang kaya baru dan orang kaya lama, juga kelompok Cina Daratan dan Cina Perantauan. Yang jelas bagi saya, semua itu berawal dari perasaan superior yang berlebihan, menganggap diri sendiri lebih unggul dari yang lain. Atau karena perbedaan kebudayaan, dan kebiasaan, dapat membuat orang berselisih. Pikiran terbuka dan mudah menghargai orang lain akan menjadi solusi yang efektif.

Buku ini cukup menarik bagi berbagai kalangan. Bagi orang yang tidak terbiasa dengan kekayaan seperti saya, melihat pameran harta dan kebiasaan orang-orang jet set sangatlah menakjubkan. Bagi orang non-Asia Tenggara, akan mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang budaya dan bahasa Singlish. Sesekali pengarang juga menuliskan istilah dalam bahasa Mandarin, Hokian, dan Kanton.

Jujur saja, di tengah cerita, saya mendapatkan diri saya bosan. Pasalnya, saya sudah mendapat inti konflik, namun ceritanya masih saja berputar soal lain, yang sepertinya tidak terlalu penting. Yang saya butuhkan saat itu adalah sampai pada penyelesaian konflik dengan cepat.

Syukurlah ada beberapa karakter yang menjadi favorit saya: Astrid Leong dan Oliver T'sien. Astrid terkenal sebagai karakter yang anggun (seperti orang kaya seharusnya) namun tidak pernah menyombongkan kekayaannya dengan sengaja. Sementara Oliver, adalah cowok luwes yang mudah bergaul dengan banyak orang. Ia cukup dekat dengan Astrid.

Sayangnya, meski diterjemahkan dengan sangat baik dalam bahasa Indonesia, eksekusi penulisan sepertinya kurang diperhatikan. Banyak sekali tulisan yang disajikan tanpa spasi, atau malah saltik.

Pada akhirnya bintang 3 untuk Kaya Tujuh Turunan. Cannot wait to read the next book.

Data buku

Judul: Kaya Tujuh Turunan (Crazy Rich Asian #1)
Judul asli: Crazy Rich Asian
Pengarang: Kevin Kwan
Alihbahasa: Cindy Kristanto
Tebal: 480 halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2016 (edisi bahasa Indonesia)

Kilas Buku: Memoirs of a Woman Doctor

|

Buku ini adalah novel pertama dari Nawal El Saadawi, salah satu sastrawan terkemuka asal Mesir. Awalnya novel ini berbentuk cerita bersambung yang dimuat dalam salah satu majalah di Mesir, sayangnya ada beberapa bagian yang tidak dipublikasikan. Pada akhirnya Nawal mencari cara untuk menerbitkannya secara utuh sehingga bisa sampai kepada para pembacanya di seluruh dunia hingga sekarang.

"Memoirs of a Woman Doctor" merupakan cerita yang didasari atas dasar pengalaman Nawal yang memang seorang dokter, dan pemikiran dirinya tentang ketidakadilan yang diterima kaum perempuan di masyarakat. Tokoh utama yang menyebut dirinya sebgai "aku" adalah anak kedua dari orang tua yang berpikiran maju tentang pendidikan, namun masih kolot tentang status gender. Kakak dari "aku" adalah seorang laki-laki. Dari awal "aku" selalu dibatasi dan diatur dengan ketat dalam berbagai hal, mulai dari makan, minum, tata cara berbicara, berpakaian, hingga bermain. Hal ini semakin parah ketika "aku" mengalami menstruasi pertamanya. Perubahan-perubahan pada tubuhnya membuat "aku" mudah terekspos khususnya oleh banyak lelaki baik tua ataupun muda. Kalau sudah begitu ia merasa takut sekaligus benci dengan kodratnya sebagai perempuan. Yang ia inginkan hanyalah kebebasan melakukan apapun tanpa diganggu.

Satu-satunya yang membuat "aku" bangga adalah kecerdasan otaknya. Suatu ketika ia bercita-cita menjadi seorang dokter, selain memang karena ingin, ada dorongan lain yang membuatnya bersikeras menempuh jalan menjadi paramedic. Yakni, seluruh anggota keluarganya, mulai dari kakak, ibu, hingga ayahnya sangatlah takut menghadapi dokter. "Aku" berpikir jika ia menjadi dokter suatu hari nanti, maka ia akan mendapatkan respek dari keluarganya yang kolot.

Sayangnya, meski "aku" sudah menjadi dokter yang sukses, ia tetaplah seorang perempuan, yang dalam masyarakat berhak dinikahi, diberi nafkah oleh suami, dan tentunya harus mematuhi apapun perintah suami. "Aku" sadar, sekeras apapun usahanya, impiannya agar kaum perempuan dihormati dan mendapat persamaan hak tetaplah sulit. Mengubah masyarakat tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dan lambat laun ia menyadari jika keluarganya hanyalah bagian dari masyarakat. Sekonyong-konyong ia menjadi rindu ibunya. Lantas apakah "aku" akan mendapatkan kebahagiaan seperti yang ia inginkan?

Novel ini sangatlah feminis! Nawal menyuarakan persamaan hak yang adil untuk kaum perempuan. Di dunia nyata sudah banyak aksi yang ia lakukan untuk kaum perempuan, sampai pernah dipenjara pada masa Presiden Anwar Sadat.

Tiga bintang untuk novel ini. Saya sangat menyukainya dan merekomendasikan agar dibaca oleh mereka, khususnya yang memang peduli terhadap hak kaum perempuan.

Data buku

Judul: Memoirs od a Woman Doctor
Pengarang: Nawal El Saadawi
Penerjemah: Catherine Cobham
Paperback, 128 pages (edisi Bahasa Inggris)
Published January 1st 2001 by City Lights Publishers (first published 1958)

Kilas Buku: The Sun is Also A Star (Blogtour)

|

Pertama: Tentang takdir
Ketika kau tidak percaya akan takdir, namun seseorang yang lain percaya tentangnya. Ketika kau sangat mengagumi sains sampai-sampai kau ingin menyembahnya, sementara yang lain percaya segala sesuatu sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Lalu kau merasa kau sudah bertemu dengan pemuja sains yang mungkin saja berpotensi menjadi atheis. Itu barangkali yang dipikirkan seorang Daniel tentang Natasha.

Ketika kau merasa takjub bertemu seseorang yang mengatakan bahwa dirimulah sebab ia menemukan jalan menuju ilahi. Sementara dirimu sendiri punya segudang pemikiran skeptis. Sebagai seorang yang bersifat pragmatis dan praktis, Natasha hanya ingin cepat menyelesaikan urusannya, ingin tetap tinggal di New York, tanpa harus bertemu lagi dengan Daniel, cowok berambut gondrong yang terus-terusan menggangapnya sebagai messiah atau nabi atau tanda dari Tuhan untuknya.

Well, kalian mungkin ndak akan paham dengan cerita Natasha dan Daniel jika hanya melihat kedua paragraf di atas. Secara keseluruhan, novel ini menggambarkan tentang American Dreams. Seperti yang kita ketahui, Amerika Serikat menjadi negara terbesar impian seluruh orang dari seluruh dunia, terutama mereka yang berasal dari negara konflik atau mereka yang ingin mengadu nasib menjadi orang dengan uang dan kedudukan yang lebih baik.

American Dream

Natasha Kingsley dan keluarganya adalah imigran gelap dari Jamaika. Kemiskinan yang justru masih ia derita di Amerika, tidak mengubah pendiriannya untuk pergi dari negara adidaya itu. Natasha sudah kerasan dan bertekad untuk mengubah nasibnya lebih baik. Ia mencintai sains, dan bercita-cita untuk menjadi seorang ilmuwan suatu hari nanti. Namun musibah menerpa keluarganya. Tiba-tiba saja mereka harus dideportasi ke Jamaika. Natasha tahu jika ini akan sulit, tetapi ia akan berusaha untuk tetap tinggal di negara ini, apapun caranya.

Daniel Jae Ho Bae adalah cowok Korea yang lahir di Amerika. Kedua orang tuanya termasuk pendatang yang miskin sehingga bekerja keras mati-matian hingga mereka cukup kaya untuk menyekolahkan mereka sampai perguruan tinggi. Karena kehidupan ortunya yang keras, maka Daniel dan kakaknya Charlie, juga harus menjalani hidup dengan keras seperti mereka. Sayangnya niat baik dibalik pendidikan yang keras itu tidak sertamerta membuat Daniel dan Charlie menjadi seperti yang mereka inginkan. Yang ada malah tumbuhnya benih-benih pemberontakan dalam diri kedua cowok itu. Pertanyaannya sekarang: apakah Daniel sanggup mandiri, baik secara pemikiran dan finansial? Yang jelas ia hanya ingin hidup bebas, mengejar impian (menulis puisi), cita-cita, bahkan cintanya sendiri.

Amerika Serikat adalah kuali besar yang berisi macam-macam manusia dan budaya. Permasalahan bukan hanya pada keinginan untuk menjadi kaya (Ekonomi), namun juga pengakuan (Eksistensi), dan juga gegar budaya. Banyak warga yang kemudian menganut pemikiran bebas dengan asas kesamaan hak dan kewajiban pada seluruh manusia tanpa memandang ras. Dalam hal ini berarti mereka menerima percampuran budaya, bahkan darah dan keyakinan. Di sisi lain, banyak juga yang meski sudah lama tinggal di Amerika, namun tetap ingin mempertahankan kebudayaan, keyakinan, bahkan kemurnian garis leluhur.

Lalu: Bagaimana cinta dan takdir bekerjasama?

Natasha dan Daniel adalah bagian dari Amerika dan permasalahannya. Apalagi mereka tinggal di New York, salah satu kota yang besar dan padat di dunia. Sekarang, dapatkah mereka berdua berharap, setidaknya dengan kepintaran Natasha di bidang sains dan kemahiran Daniel menulis puisi, supaya takdir berpihak kepada mereka berdua?

Ah, apapun impianmu, apapun hasilnya nanti, tetaplah teguh. Seperti kutipan di bawah ini:
Tidak ada yang salah dengan memiliki mimpi. (hlm. 220)

Data buku

Judul: The Sun is Also a Star
Penulis: Nicola Yoon
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Tebal: 384 halaman
Penerbit: Spring, 2017
ISBN: 978-602-60443-6-5

***

Giveaway!

Akan ada sebuah novel The Sun is Also A Star yang akan diadakan di fanpage FB Penerbit Spring. Caranya gampang, seperti yang sudah dijelaskan kedua blogger sebelumnya, Yessie & NonInge, cukup kumpulkan kepingan puzzle yang tersebar di para host blogtour novel ini ya.

Namun sebelumnya saya boleh ya minta kemurahan hati teman-teman untuk bantu promosi blogtour ini. Termasuk share link ini ke media sosial. Sebelumnya makasih ya :)

OK, berikut kepingan puzzle yang harus kalian kumpulkan:



Untuk kepingan selanjutnya silakan mampir ke blog selanjutnya ya. Berikut jadwalnya:



OK terima kasih ya. Semoga sukses. :)

Custom Post Signature