Top Social

Kilas Buku: Daughter of Fortune

|

Judul: Putri Keberuntungan
Judul Asli: Daughter of Fortune
Pengarang: Isabele Allende
Penerjemah: Eko Indriantanto
Genres: Historical Fiction, Romance
Penerbit: Gramedia, 2009 (pertama kali terbit 1999)
Paperback, 550 halaman

1849. Kabar tentang ditemukannya emas di California menyebar luas, melintasi batas-batas negara dan benua. Jutaan orang terjangkit Demam Emas. Para pemuda yang tergiur janji dan cerita-cerita tentang emas meninggalkan keluarga serta kekasih mereka tanpa pikir panjang. Daerah baru terbuka luas bagi para pendatang.

Eliza Sommers berusia enam belas tahun, jatuh cinta sepenuh hati, dan memulai perjalanan hidupnya. Meskipun belum pernah meninggalkan Valparaiso, Chili, Eliza memutuskan untuk mengikuti jejak kekasihnya yang berburu emas di California, ke daerah barat yang ganas. Dengan bantuan sahabat dan penyelamatnya, si dokter Cina Tao Chi'en, Eliza hidup di tengah masyarakat yang belum mengenal peraturan. Perjalanannya untuk mencari sang kekasih perlahan berubah arah, sampai Eliza harus memutuskan siapa cinta sejatinya. (goodreads)

Buku ini dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, 1843 - 1848 yang digunakan penulis untuk memperkenalkan para tokoh utama (keluarga Sommers) dan detil sejarah Valparaiso, kota di Chile yang menjadi bagian dari cerita. Disini kehidupan Eliza dan bagaimana ia tumbuh besar dibawah pengawasan bibinya, Miss Rose dipaparkan.

Bagian kedua yakni tahun 1848 - 1849. Pada bagian ini setting cerita mulai beralih dari Valparaiso menuju Cina dan sejarah kekalahannya dari Inggris. Allende menceritakan tentang Cina karena ia bagian dari kisah hidup Tao Chi'en yang kemudian akan menjadi sahabat Eliza. Tentu saja ia juga menceritakan masa lalu si dokter Cina sebagaimana ia menceritakan masa lalu Eliza. Tak lupa California dijadikan bahasan tersendiri dalam bagian kedua ini. California, Kota yang pada awal perkembangannya merupakan kota bertabur emas, mulai mendapat banyak imigran sejak emas ditemukan pada 1849. Kesanalah orang-orang Chile termasuk Joaquin, kekasih Eliza pergi untuk menambang emas. Dan kesana pulalah Eliza pergi untuk mencari kekasihnya.

Bagian ketiga, tahun 1850 - 1853. Masa inilah masa-masa penentuan bagi Eliza untuk memperbaharui tujuan dirinya berada di California. Apakah ia akan tetap berada dalam keraguannya dan terus mencari kekasihnya ataukah ia akan menikah dengan dokter Cina sahabatnya? Pada bagian ketiga ini saya semakin dibuat penasaran dengan keberadaan Joaquin, apalagi sejak Jacob Freemont membuatnya tenar seolah-olah ia adalah legenda yang hanya dikenal namanya namun tidak pernah diketahui keberadaannya.

Yang saya sukai dari novel ini adalah gaya Allende yang sangat mendetil dalam menggambarkan bagian sejarah yang terkait dengan cerita. Sehingga secara tak langsung saya bisa sekaligus membaca sejarah Chile, Cina dan California.

Novel ini menunjukkan sisi feminimisme lewat karakter Eliza dan Rose Sommer dan juga Paulina. Mereka adalah perempuan-perempuan yang feminim, lemah lembut, tahu bagaimana bekerja sebagai perempuan namun mandiri. Kemandirian yang ditonjolkan inilah yang menunjukkan betapa mereka sanggup mengatur hidup mereka sendiri dan bahkan memberi pengaruh kepada orang-orang di sekitar mereka.

Saya suka buku ini. Tertarik membacanya? Yuk... :)


Ulasan ini untuk:
TBBR Mbak Maria
IRRC 2014 Sulis
Lucky No. 14 Mbak Astrid
New Author RC Ren
Posbar BBI Tema Oprah's Book Club
12 comments on "Kilas Buku: Daughter of Fortune"
  1. Isabel Allende bukunya memang tebal-tebal ya. Teringat Rumah Arwah yang katanya bagus tapi belum juga saya buka segelnya. Setelah baca review ini, jd pengen beli kalo pas di Dojo ditawarkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo beli kang.. worth it dikoleksi kok :)

      Delete
  2. Aku suka karya2 isabel Allende, cmn yg ini msh dalam timbunan :D
    Ada kelanjutannya kan, Potrait of Sephia klo tidak salah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kelanjutannya potrait in sephia, mbak :)

      Delete
  3. Sastra dari Amerika Latin sepertinya masih sedikit yang saya baca...
    bagian sejarahnya nggak diulas ya Dila, hihihi

    ReplyDelete
  4. Jadi, lebih kental mana sejarah sama dramanya?

    ReplyDelete
  5. baru balik ke sini. suka deh sama headernya! xD
    buku ini kayaknya menarik tapi..aku belum yakin sanggup baca xD

    ReplyDelete
  6. haduh, masih banyak buku allende yang di timbunan XD ceritanya menarik ya dhil sepertinya... dan latar belakang jaman heboh emas kayaknya masih jarang dibahas juga...

    ReplyDelete
  7. Toko Buku Online Terlengkap & Terpercaya - GarisBuku.com

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature