Top Social

Kilas Buku: Tokyo Zodiac Murder

|

Judul: Tokyo Zodiac Murder
Judul asli: Senseijutsu satsujin jiken
Pengarang: Soji Shimada
Genre: Thriller
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2012 (pertama kali terbit 1981)
Paperback, 360 halaman
Award: Edogawa Rampo Award Nominee

Pada suatu malam bersalju tahun 1936, seorang seniman dipukuli hingga tewas di balik pintu studionya yang terkunci di Tokyo. Polisi menemukan surat wasiat aneh yang memaparkan rencananya untuk menciptakan Azoth—sang wanita sempurna—dari potongan-potongan tubuh para wanita muda kerabatnya. Tak lama sesudah itu, putri tertuanya dibunuh. Lalu putri-putrinya yang lain serta keponakan-keponakan perempuannya tiba-tiba menghilang. Satu per satu mayat mereka yang termutilasi ditemukan, semua dikubur sesuai dengan prinsip astrologis yang diuraikan sang seniman.

Pembantaian misterius itu mengguncang Jepang, menyibukkan pihak berwenang dan para detektif amatir, namun tirai misteri tetap tak terpecahkan selama lebih dari 40 tahun. Lalu pada suatu hari di tahun 1979, sebuah dokumen diserahkan kepada Kiyoshi Mitarai—astrolog, peramal nasib, dan detektif eksentrik. Dengan didampingi Dr. Watson versinya sendiri—ilustrator dan penggemar kisah detektif, Kazumi Ishioka—dia mulai melacak jejak pelaku Pembunuhan Zodiak Tokyo serta pencipta Azoth yang bagaikan lenyap ditelan bumi. (goodreads)

Pertama kali melihat buku ini, ada perasaan kurang nyaman yang timbul. Kurang nyaman karena ada keyakinan jika novel ini menyajikan konsep thriller yang membuat saya ngeri. Yah jujur saja saya kurang tahan membaca novel yang mengandung cerita mencekam. :D

Namun rasa ngeri saya tidak pernah muncul sejak halaman pertama dibuka. Konsep mutilasi sebenarnya menakutkan, tapi hal itu terasa hilang dengan konsep penceritaan yang dibuat penulis dengan menampilkan dua tokoh utama, sang detektif nyentrik dan rekannya yang terobsesi dengan Sherlock Holmes. Bagi sebagian pembaca hal ini mungkin akan membosankan, karena sebagian besar penceritaan disajikan melalui percakapan dua arah antara Detektif Mitarai dan rekannya, Ishioka. Wajar jika beberapa pembaca terpaksa tidak melanjutkan buku ini hingga selesai.

Bagi saya gaya penceritaan ini cukup menyenangkan. Perasaan itu membuat saya penasaran membaca buku ini hingga selesai.

Tokyo Zodiac Murder adalah jenis cerita yang membiarkan para pembaca ikut menganalisa dan menerka siapa otak dan pelaku dibalik pembunuhan mengerikan ini. Masalahnya, berbagai informasi dalam buku ini disajikan penulis dengan sangat detil. Sangkin detilnya, hal ini membuat saya takjub hingga pusing. Tak heran bagi para pembaca yang memang tidak suka spoiler dan senang mencari tahu teka teki bak detektif, akan menyenangi buku ini. Apalagi penulisnya sendiri, Soji Shimada, justru mengajak penonton dengan tangan terbuka untuk ikut serta memecahkan kasus ini.

Pada akhirnya saya memberikan tiga bintang untuk kasus dan penyelesaiannya ala Detektif Kiyoshi Mitarai. :)


Kilas buku ini saya ikutsertakan dalam Posbar BBI Sastra Asia.
8 comments on "Kilas Buku: Tokyo Zodiac Murder"
  1. Tapi emang gambar orang tanpa kepala di cover aja bikin kuatir kalo buku ini ngeri yaaakkk. Itu yg terobsesi Holmes, pergerakannya kayak holmes juga gk?

    ReplyDelete
  2. Covernya malah jadi spoiler ya... terutama buat pembaca komik Detektif Kindaichi.

    ReplyDelete
  3. jadi pingin baca kan =_=;;

    ReplyDelete
  4. Hmmm...aku suka cerita detektif tp tidak pernah repot-repot ikut berpikir untuk memecahkan kasusnya. Prinsipku baca saja sampai selesai dan misterinya akan terkuak di akhir kisah *selfkeplak*

    Sepertinya buku ini bisa jadi latihan bagus untuk mulai berpikir ala detektif :D

    ReplyDelete
  5. Eh, gak serem2 amat ya isinya? Jadi pengen baca XD

    ReplyDelete
  6. Ini emang kasus di bukunya mirip2 kasus komik Kindaichi yah :)). Jadi penasaran apa saat kasus di Kindaichi dan juga kasus di TZM ini sebenarnya terinpirasi dari kejadian yang memang benar2 ada

    ReplyDelete
  7. aku agak2 stress baca buku ini karena alurnya mayan lambat... dan bener, penjelasannya yang detil dan muter2 emang ruwet banget. kayaknya gaya2 jepang kaya gitu ya...

    ReplyDelete

  8. http://tokobuku.getscoop.com/?utm_source=blogger&utm_medium=referral&utm_content=1&utm_campaign=launching%20tokobuku%20pre%20order Cara mudah buat beli buku-buku dengan harga murah

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature